Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Madiun Aktif Selenggarakan Ngabuburit Pengawasan 2026, Dorong Partisipasi Publik dalam Pengawasan Pemilu

03172026 - Ngabuburit Pengawasan

Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Madiun saat menyampaikan materi dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan 2026 sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.

Kabupaten Madiun, Bawaslu Kabupaten Madiun —  Bawaslu Kabupaten Madiun turut ambil bagian dalam pelaksanaan program nasional Ngabuburit Pengawasan 2026 yang digelar oleh Bawaslu Republik Indonesia sejak tanggal 23 Februari hingga 13 Maret Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan serentak yang dilaksanakan oleh jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia.

Berdasarkan rekap pelaksanaan, program Ngabuburit Pengawasan 2026 telah dilaksanakan sebanyak 2.134 kegiatan secara nasional, dengan 1.946 kegiatan di tingkat provinsi serta kabupaten/kota. Dari jumlah tersebut, mayoritas kegiatan dilakukan secara daring (43 persen), diikuti luring (36 persen), dan hybrid (21 persen) .

Di tingkat kabupaten/kota, sebanyak 496 dari 514 daerah telah melaksanakan kegiatan ini, menunjukkan tingginya partisipasi jajaran Bawaslu dalam menyosialisasikan pengawasan pemilu kepada masyarakat. Bawaslu Kabupaten Madiun menjadi salah satu yang aktif berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.

Anggota Bawaslu Kabupaten Madiun Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Qoirul Anam, menjelaskan bahwa Bawaslu Kabupaten Madiun telah melaksanakan kegiatan Ngabuburit Pengawasan 2026 yang dimulai pada Jumat, 27 Februari 2026. Adaoun kegiatan Ngabuburit Pengawasan tersebut berbentuk 5 kegiatan daring dan 5 kegiatan luring dengan beberapa tema.

“Ngabuburit Pengawasan ini menjadi strategi kami untuk mendekatkan pengawasan pemilu dan mensosialisasikan program yang dijalankan Bawaslu Kabupaten Madiun baik selama tahapan maupun non-tahapan seperti sekarang ini kepada masyarakat. Adapun kita mengundang baik pihak Kemenag Kabupaten Madiun, siswa-siswi yang masuk kategori sebagai calon dan atau pemilih pemula, kelompok organisasi masyarakat maupun organisasi mahasiswa serta pemuda-pemudi Karang Taruna. Harapannya, kesadaran publik untuk terlibat dalam pengawasan dan citra lembaga Bawaslu semakin meningkat,” ujar Qoirul Anam.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini Bawaslu Kabupaten Madiun tidak hanya menyampaikan informasi seputar pengawasan pemilu, tetapi juga membuka ruang dialog interaktif agar masyarakat dapat memahami peran dan fungsi pengawasan partisiatif secara lebih komprehensif.

Program Ngabuburit Pengawasan 2026 sendiri dirancang sebagai inovasi pendekatan sosialisasi yang memanfaatkan momentum bulan Ramadan, sehingga pesan-pesan pengawasan pemilu dapat disampaikan secara lebih efektif dan membumi di tengah masyarakat.

Penulis: Humas Bawaslu Kabupaten Madiun