Bawaslu Kabupaten Madiun Perkuat Implementasi Jumat Sehati dan Jumpa Berlian
|
Kabupaten Madiun, Bawaslu Kabupaten Madiun — Membangun budaya kerja yang berintegritas tidak cukup hanya melalui penyelesaian tugas. Dibutuhkan ruang untuk memperkuat karakter, menumbuhkan kepedulian, dan menyelaraskan nilai-nilai organisasi agar tetap hidup dalam setiap pelaksanaan tugas. Atas dasar itulah Bawaslu Kabupaten Madiun terus menguatkan pembinaan internal melalui kegiatan Jumat Sehati.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan Jumat Sehati yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Madiun, Jumat (3/7/2026). Kegiatan diikuti Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun drh. Slamet Widodo, Anggota Bawaslu Kabupaten Madiun Akhorin Siswanto selaku Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Hendy Wicaksono selaku Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi, Kepala Sekretariat, serta seluruh pegawai PNS, PPPK, dan tenaga alih daya.
Adapun pelaksanaan Jumat Sehati merupakan tindak lanjut Surat Edaran Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian. Melalui kebijakan tersebut, Bawaslu RI mengarahkan agar Jumat Sehati menjadi media pembinaan mental dan spiritual yang mampu menciptakan keseimbangan antara kesehatan jasmani, ketenangan rohani, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Berangkat dari semangat tersebut, jajaran Bawaslu Kabupaten Madiun membahas arah implementasi Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian agar pelaksanaannya tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi budaya kerja yang berkelanjutan. Diskusi menitikberatkan pada bentuk-bentuk kegiatan yang dapat diterapkan di lingkungan kantor, mulai dari pembinaan mental dan spiritual hingga penguatan nilai kejujuran, kepedulian terhadap lingkungan sebagaimana diamanatkan dalam surat edaran.
Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun, drh. Slamet Widodo, menegaskan bahwa Jumat Sehati dan Jumpa Berlian bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen untuk membangun karakter aparatur yang selaras dengan nilai-nilai organisasi.
"Penguatan organisasi dimulai dari penguatan sumber daya manusianya. Karena itu, melalui Jumat Sehati dan Jumpa Berlian kami terus menanamkan nilai disiplin, integritas, dan kepedulian agar menjadi budaya kerja dalam setiap pelaksanaan tugas pengawasan," ujar drh. Slamet Widodo, Ketua Bawaslu Kabupaten Madiun.
Senada dengan itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Madiun Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Akhorin Siswanto, menyampaikan bahwa penyamaan persepsi seluruh jajaran menjadi langkah penting agar implementasi program berjalan selaras dengan kebijakan Bawaslu RI.
Penulis: Humas Bawaslu Kabupaten Madiun