Bawaslu Kabupaten Madiun Tanamkan Disiplin Waktu Lewat Program Jumat Sehati
|
Kabupaten Madiun, Bawaslu Kabupaten Madiun — Disiplin sering kali dipandang sebagai hal sederhana. Namun, dari kebiasaan kecil seperti menghargai waktu, tumbuh budaya kerja yang mencerminkan integritas dan tanggung jawab. Nilai itulah yang menjadi pesan utama dalam kegiatan Jumat Sehati bertema "Amanah Dimulai Dari Hal Kecil: Dengan Disiplin Waktu" yang digelar Bawaslu Kabupaten Madiun secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Madiun, Kepala Sekretariat, pegawai PPPK, PNS, serta tenaga alih daya. Jumat Sehati merupakan tindak lanjut Surat Edaran Ketua Bawaslu Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Kegiatan Jumat Sehati dan Jumpa Berlian di lingkungan Sekretariat Jenderal Bawaslu, Sekretariat Bawaslu/Panwaslih Provinsi, serta Sekretariat Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota yang mengarahkan pelaksanaan pembinaan mental dan spiritual sebagai bagian dari penguatan budaya kerja.
Anggota Bawaslu Kabupaten Madiun Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Akhorin Siswanto, menyampaikan bahwa disiplin waktu merupakan bentuk amanah yang sederhana, namun memiliki pengaruh besar terhadap kualitas pelayanan dan kinerja organisasi.
"Disiplin waktu bukan hanya soal datang tepat waktu, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab, komitmen, dan integritas dalam menjalankan amanah. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk budaya kerja yang profesional dan dapat dipercaya.
Ia menjelaskan, nilai amanah perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, dimulai dari menghargai waktu, menyelesaikan pekerjaan sesuai target, serta menjaga komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, penerapan disiplin yang berlandaskan nilai spiritual akan mendorong terciptanya lingkungan kerja yang produktif sekaligus harmonis.
Melalui kegiatan Jumat Sehati, Bawaslu Kabupaten Madiun juga menguatkan implementasi kebijakan Bawaslu RI yang mendorong keseimbangan antara pembinaan jasmani dan rohani sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia. Program tersebut diharapkan mampu membangun karakter pegawai yang berintegritas, profesional, serta siap mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan secara optimal.
Penulis: Humas Bawaslu Kabupaten Madiun